Batik Cirebon

Showing posts with label bati indonesia. Show all posts
Showing posts with label bati indonesia. Show all posts

Friday, January 23, 2015

Batik Cirebon - MONCER : Siapkan 200 Motif Batik

Batik Cirebon - PINTU globalisasi yang terbuka luas harus dipandang sebagai sebuah opportunity (peluang) untuk bisa dimanfaatkan. Termasuk melalui Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang diberlakukan mulai tahun ini. Bagi Astrid Hea San, pemilik brand batik Assaid, globalisasi harus disikapi dengan optimisme serta kreatif.

Karena dengan dua hal tersebut, maka berbagai peluang yang ada dapat diraih sehingga globalisasi bukan justru menjadi ancaman. ”Karena itu, kami membuat produk batik, targetnya tidak hanya dalam konteks lokal Jawa Tengah saja. Tapi juga masuk ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura, bahkan negara yang cukup jauh seperti Belgia dan Hongkong,” katanya.

Batik Cirebon - Harus Jeli Astrid sendiri kini terus berusaha membangun batik dengan brand Assaid agar semakin dikenal. Tempat tinggalnya yang berada di Jalan Yos Sudarso Gang Manggis RT 4 RW 1 No 51 Kesepuhan Batang, sekarang menjadi tempat galerinya. Menurut dia, pengusaha harus jeli dalam memanfaatkan celah peluang pasar yang ada di tengah kompetisi globalisasi sekarang ini. Untuk produk batik Assaid, dirinya telah menyiapkan sekitar 200 motif batik. Rencananya, sekitar 30-40% produknya akan ditargetkan masuk ke pasar global. Sementara, 60 persen lainnya ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. ”Kami juga berusaha untuk membuat desain busana batik yang berbeda dengan lainnya.

Termasuk mengikuti tren busana batik saat ini yakni motif tribal dan songket. Kami akan berusaha terdepan dalam menciptakan tren, namun dengan tidak akan meninggalkan ciri khas batik Indonesia,” kataya.

Dia juga tidak khawatir dengan membanjirnya produk batik dari Tiongkok di pasaran dengan harga yang relatif murah. Baginya, konsumen akan melakukan seleksi apakah produk yang dibeli itu disukai mereka atau tidak. ”Batik dari Tiongkok harganya memang murah. Namun produk yang murah belum tentu berkualitas. Assaid Batik sendiri akan berusaha menyediakan produk dengan harga dan kualitas yang bersaing di pasaran,” katanya.( Batik Cirebon )

Wednesday, January 21, 2015

Batik Cirebon - 38 SKPD Pemprov Ikut Lomba Fashion Busana Batik

batik cirebon
Ilustrasi : Anak Sedang Belajar Membatik
Batik Cirebon - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memasyarakatkan batik khas daerah melalui Lomba Fashion Busana Kerja Batik Kaltim yang diikuti wakil dari 38 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Batik merupakan warisan leluhur yang terus mewarnai sejarah dan budaya bangsa. Motif dan corak batik pun terus berkembang dari zaman ke zaman, termasuk batik khas Kaltim," kata Asisten Administrasi Umum Sekretariat Pemprov Kaltim, Meilina kepada Antara, Jumat (16/1).

Meilina mengatakan hal itu saat pembukaan Lomba Busana Kerja Batik Kaltim yang dilaksanakan di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim.

Batik Cirebon - Di Indonesia, lanjut Meilina, pakaian batik digunakan sebagai busana dalam upacara resmi. Bahkan batik Indonesia sudah diakui di dunia sebagai warisan budaya yang ditetapkan oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009.

Menurut dia, dengan ditetapkannya batik Indonesia sebagai warisan budaya oleh PBB tersebut maka hal ini merupakan tantangan bagi semua pihak untuk lebih kreatif dan terus berinovasi dalam pengembangan batik agar semakin menarik.

Dalam lomba tersebut, Isabella Sukma Putri peserta dari Biro Humas dan Protokol Pemprov Kaltim berhasil menjadi juara I kategori busana kerja wanita,  juara II Arinda Ginnyza Wistir dari Biro Hukum, juara  III Mardiany dari Balitbangda Kaltim.

Menurut Ketua Panitia Lomba Fashion Busana Kerja Batik Kaltim Syarifah Alawiyah, kegiatan itu diikuti 38 SKPD di Kaltim dimana  masing-masing SKPD mengirimkan satu peserta. ( Batik Cirebon )

Tuesday, January 20, 2015

Batik Cirebon - Batik Sukabumian Terancam akan Punah

Batik Cirebon - Belasan perajin batik Sukabumian, Minggu (18/1/2015) kini dibuat resah. Mereka mencemaskan aktivitas yang digeluti bertahun-tahun terancam gulung tikar seiring merebaknya batik printing atau batik sablon. Usaha para pembatik yang sebagian besar para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tersebar di Kota dan Kabupaten Sukabumi itu, dikhawatirkan lambat laun terisisih.

Mereka tidak berdaya menghadapi para pengusaha batik printing atau batik katun bermotif batik yang melakukan pemasaran secara sistimatik. Apalagi para pembatik sablon tidak hanya mengincar pemasaran masyarakat umum, tapi masuk ke sekolah-sekolah hingga perkantoran pemerintah dan swasta.

“Bila pemerintah tidak segera turun tangan membantu para pembatik tradisional, diperkirakan keberadaan batik tradisonal hanya tinggal menunggu waktu. Keberadaan batik Sukabumian terancam hanya tinggal kenangan, karena tersisih batik sablon,” kata Pembatik Sukabumian, Tenny, Minggu (18/1/2015).

Batik Cirebon - Sebenarnya, lanjut Tenny, ancaman aktivitas pengusaha batik sablon mulai dirasakan sudah cukup lama. Tetapi ancaman semakin meningkat ketika pemerintah mulai mengoptimalkan keberadaan batik Sukabumian kepada masyarakat. Para pengusaha batik sablon memamfaatkan peluang sosialisasi pemerintan terhadap kain batik secara sporadis.

“Mereka memamfaatkan ketidaktahuan masyarakat terhadap batik saat pemerintah gencar memasarkan batik. Sehingga masyarakat mengira kain yang dipakai untuk aktivitas dikantor dan saat menghadiri helatan acara merupakan kain batik. Padahal kain yang dipergunakan sebagian besar kain yang di sablon bermotif batik,” ujarnya.

Selain kehadiran batik sablon, menurut Tenny, ternyata eksistensi batik tradisional terkendala karena regenerasi. Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) para pembatik menyebabkan kesinambungan batik Sukabumi berjalan statis. “Para pembatik terutama generasi muda sangat terbatas. Dan kalaupun ada harus terus diasah agar berkualitas dalam membatik,” tambahnya.( Batik Cirebon )

Monday, January 19, 2015

Batik Cirebon – Kades yang Mahir Membatik

Batik Cirebon - Sunoto (40) Kepala Desa di Desa Semut, Kecamatan Wonokerto terus menggeluti hobinya meski ia berstatus sebagai Kepala Desa. Hobi ia adalah membatik. Tak tanggung-tanggung, untuk menjalankan hobinya ia seringkali mengikuti beberapa ajang bergengsi hingga membuahkan hasil berupa prestasi dalam menciptakan karya desain batik.

Sunoto sudah mulai melakoni usaha batik semenjak remaja ini mengaku, dengan membatik inspirasi yang di tuliskan di atas kain batik dengan guratan gambar maupun motif menggunakan cairan malam memunculkan kebanggan tersendiri, sehingga kreatifitas wajib untuk terus di gali dan selalu di tuangkan dalam karyanya untuk terus menemukan motif batik terbaru.

“Saya sering mengikuti lomba desain batik di Jogjakarta, Solo. Dan Alhamdulillah dalam ajang loba desain batik Kabupaten Pekalongan saya meraih juara tiga,” ungkapnya.

Batik Cirebon - Pria berambut cepak ini mengatakan, menciptakan karya dalam ajang lomba yang di ikuti oleh puluhan desainer batik di nusantara dengan karyanya “Batik Piring Pekalongan”, batik tersebut menggambarkan kisah sejarah kabupaten Pekalongan yang memiliki banyak unsur batik yang tertuang dalam karyanya. Hasilnya, “Batik Piring Pekalongan” mampu merebut hati dewan juri.

“Batik Piring Pekalongan banyak tercover unsur sejarah, seperti perjalanan Belanda, Portugis, Jepang yang tercakup dalam batik itu menjadi ide saya. Harapannya Pekalongan akan mempunyai motif batik sendiri, yang dapat dipatenkan menjadikan ciri khas batik milik Pekalongan,” tegasnya.

Batik Cirebon - Di tengah dominasi batik printing, upaya untuk tetap melestarikan batik tulis memiliki kekuatan tersendiri. Batik tulis mempunyai kekuatan tidak akan mudah di tiru, tentu saja akan berdampak pada kelangsungan perusahaan yang akan tetap mampu bertahan pada kondisi tersebut, yakni dengan terus berinovasi menciptakan desain batik terbaru yang mempunyai nilai seni tinggi.

“Ibarat sniper atau penembak jitu kita harus tahu sasaran bidik yang dilakukan pasaran batik printing yang mudah ditiru, ketika motif tertentu tengah laris di pasaran. Sehingga ciri khas batik perlu terus digali dan dikembangkan di Pekalongan,” ungkap  pria yang mengeluti bisnis batik sutra dari tahun 1992 ini yang pernah menjuarai beberapa lomba desain batik di beberapa kota. ( Batik Cirebon )

Thursday, November 14, 2013

Bentangkan kain Batik, Rekor Muri’pun Diraih

promo-pusat-grosir-batik-trusmi-cirebon-indonesia Bentangkan kain Batik, Rekor Muri’pun Diraih.Sepanjang Jalan Slamet Riyadi, ribuan orang berjalan santai sekedar olahraga dan menikmati segarnya udara dipagi hari yang cerah, minggu (29/9/2013). Banyak pemandangan yang bisa kita lihat disana, salah satunya adalah bentangan kain batik yang mencapai 4000 meter yang dikibarkan oleh sekitar 6000 orang. Menarik untuk dilihat bahwa 2000 helai kain batik itu sambung menyambung menjadi satu dalam usahanya untuk memecahkan rekor muri. Ditengah teriknya matahari yang semakin siang, semangat dan antusias warga SMK Batik trusmi 1, terus membentangkannya. Seolah-olah mereka ingin menunjukkan ke semua yang hadir di acara car free day itu, bahwa mereka bisa dapat berkreasi dan menjadi bagian dari pemandangan yang unik. Seperti yang dilansir oleh Suaramerdeka menurut ketua panitia acara, Muhammad Setyo Nugroho, kain batik indonesia yang dibentangkan adalah untuk memperingati Milad SMA Batik 1 Surakarta sekaligus untuk menyambut Hari Batik 2 Oktober mendatang. Kain yang dibentangkan mulai dari pertigaan Tugu Purwosari hingga bundaran Gladag. Hal yang sangat menarik dari masyarakat solo, ditengah hiruk pikuknya menjalankan rutinitas sehari-hari, kepedulian tentang budaya lokal sangat tinggi. Hal ini bukan semata-mata untuk sekedar melestarikan budaya saja, namun lebih dari itu, memakai atribut yang berbasis budaya adalah bagian dari gaya hidup. Aksi ini seolah menjadi bukti antusiasme yang tinggi dari warga Solo dan juga sebagai wujud kecintanya akan kebudayan lokal khususnya budaya batik trusmi. Semoga ini juga bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain bahwa kebudayaan dan pengrajin batik itu bisa meningkatkan kebersamaan dan martabat suatu bangsa.

Friday, November 8, 2013

Batik Cirebon - Sekilas Tentang batik Cirebon

batik trusmi cirebon indonesia batik murah dunia cirebonBatik Cirebon - Sekilas Tentang batik Cirebon.Kisah membatik di Cirebon berawal dari peranan Ki Gede Trusmi, salah seorang pengikut setia Sunan Gunung Jati yang mengajarkan seni membatik sambil menyebarkan agama Islam. Sampai sekarang, makam Ki Gede di desa Trusmi masih terawat baik, malahan setiap tahun dilakukan upacara ritual yang cukup khidmat yakni upacara Ganti Welit (atap rumput) dan Ganti Sirap setiap empat tahun. Usaha yang bermula dari skala rumahan lama kelamaan menjadi industri kerajinan yang berorientasi bisnis. Produk batik Cirebon bukan sekadar memenuhi kebutuhan lokal, tetapi sebagian pengrajin batik / pedagang mengekspornya ke mancanegara seperti Jepang, Amerika, Malaysia, Thailand dan Belanda. Keunikan motif serta corak yang dihasilkan dari batik-batik berbagai daerah merupakan kekuatan yang sangat luar biasa, khususnya bagi kekayaan seni budaya batik Indonesia. Belum ada di negara manapun yang memiliki kekayaan desain motif batik indonesia seperti yang di miliki oleh bangsa Indonesia. Cirebon merupakan penghasil batik dengan motif dan corak yang kuat dan khas. Batik Cirebon termasuk kedalam kelompok batik Pesisiran. Namun sebagian batik Cirebon termasuk dalam kelompok batik Keraton, yaitu Keratonan Kasepuhan dan Keraton Kanoman.Beberapa desain batik Cirebon Klasik seperti motif Mega Mendung, Paksinaga Liman, Patran Keris, Singa Payung, Singa Barong, Banjar Balong, Ayam Alas termasuk dalam kelompok batik Keraton. Batik Cirebonan Pesisiran dipengaruhi oleh karakter penduduk masyarakat pesisiran yang pada umumnya memiliki jiwa terbuka dan mudah menerima pengaruh asing. Daerah sekitar pelabuhan biasanya banyak orang asing singgah, berlabuh hingga terjadi perkawinan lain etnis (asimilasi) maka batik Cirebonan Pesisiran lebih cenderung menerima pengaruh dari luar. Warna-warna batik Cirebonan Pesisiran lebih atraktif dengan menggunakan banyak warna. Beberapa design batik pesisiran antara lain ; Kapal Kompeni, Penari Cina, Pekalis, Semarangan, Burung Gelatik dan lain lain. BATIK MEGA MENDUNG Hampir di seluruh wilayah Jawa memiliki kekayaan budaya batik yang khas. tentu saja ada daerah-daerah yang lebih menonjol seperti Solo, Yogya, dan Pekalongan. tetapi kekayaan seni batik daerah Cirebon juga tidak kalah dibanding kota-kota lainnya. Menurut sejarahnya, di daerah Trusmi Cirebon terdapat pelabuhan yang ramai disinggahi berbagai pendatang dari dalam maupun luar negri. Salah satu pendatang yang cukup berpengaruh adalah pendatang dari Cina yang membawa kepercayaan dan seni dari negerinya. Dalam Sejarah diterangkan bahwa Sunan Gunung Jati yang mengembangkan ajaran Islam di daerah Cirebon menikah dengan seorang putri Cina Bernama Ong Tie. Istri beliau ini sangat menaruh perhatian pada bidang seni, khususnya keramik. Motif-motif pada keramik yang dibawa dari negeri cina ini akhirnya mempengaruhi motif-motif kain batik hingga terjadi perpaduan antara kebudayaan Cirebon-Cina. Salah satu motif yang paling terkenal dari daerah Cirebon adalah kain batik batik Mega Mendung atau Awan-awanan. Pada motif ini dapat dilihat baik dalam bentuk maupun warnanya bergaya selera cina. Kain batik Motif mega mendung melambangkan pembawa hujan yang di nanti-natikan sebagai pembawa kesuburan, dan pemberi kehidupan. Motif ini didominasi dengan warna biru, mulai biru muda hingga biru tua. Warna biru tua menggambarkan awan gelap yang mengandung air hujan, pemberi penghidupan, sedangkan warna biru muda melambangkan semakin cerahnya kehidupan. PUSAT BATIK CIREBON Desa sentra Batik Cirebon terletak kurang lebih 7 Km arah barat pusat kota Cirebon , atau dari stasiun kereta api Kejaksan atau alun alun kota Cirebon. Daerah penghasil produksi dan pengrajin batik Cirebonan terdapat di 5 wilayah desa yang berbeda, tepatnya daerah-daerah yang ada di sekitar desa Trusmi (pusat batik Cirebonan). Desa-desa yang berada di sekitar desa Trusmi diantaranya desa Gamel, Kaliwulu, Wotgali, Kalitengah dan Panembahan. Pertumbuhan batik Trusmi nampak bergerak dengan cepat mulai tahun 2000, hal ini bisa dilihat dari banyaknya bermunculan showroom-showroom batik yang berada di sekitar jalan utama desa Trusmi dan Panembahan. Pemilik showroom batik Trusmi hampir seluruhnya dimiliki oleh masyarakat Trusmi asli walaupun ada satu atau dua saja yang dimiliki oleh pemilik modal dari luar Trusmi.

Tuesday, November 5, 2013

Batik Cirebon - Wow, Pusat Grosir Batik Trusmi Beri Diskon 99%

Batik-trusmi-cirebon-indonesia-murah-diskon Batik Cirebon -Menyambut pergantian tahun baru 2013 sebuah pusat grosir batik Trusmi memberikan diskon belanja batik cirebon hingga 99% untuk sejumlah item pakaian jadi anak bagi pelanggan yang telah belanja hingga mencapai Rp350.000-Rp400.000 dalam sekali belanja. Hardiyan selaku Store Manager Pusat Grosir Batik Trusmi mengatakan pemberian diskon belanja hingga 99% tentu tidak untuk semua item pakaian batik yang tersedia di salah satu pusat grosir kain batik terbesar di Trusmi Kabupaten Cirebon tersebut. Dirinya menuturkan meskipun demikian diskon belanja hingga 99% diberikan untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan setia Pusat Grosir Batik Trusmi di penghujung tahun 2012. hardyan-Batik-trusmi-batik-cirebon-batik-indonesia“Pelanggan yang berhak menikmati diskon 99% adalahmereka yang sudah belanja terlebih dulu [sebesar Rp350.000] baru bisa membeli produk dengan diskon besar,” katanya, Selasa (25/12/2012). Hardiyan mengatakan selain berhak belanja dengan diskon 99%, pelanggan yang telah belanja mencapai Rp350.000 memperoleh kartu member (member card) pusat grosir batik Trusmi yang nantinya akan mendapatkan sejumlah kemudahan berbelanja di seluruh cabang batik indonesia. Batik-trusmi-cirebon-indonesia-murah-banget“Dari kelipatan belanja sebesar Rp350.000 pelanggan juga memperoleh 1 kupon undian yang akan diundi pada perayaan ulang tahun pusat grosir batik Trusmi Maret 2013 mendatang,” ujarnya.   Sumber : BisnisJabar Rizky

Monday, November 4, 2013

Batik Cirebon - Rahasia dan Tekhnik Pewarnaan Batik

Batik-trusmi-cirebon-indonesia-murah-diskonBatik Cirebon mempunyai warna khas tersendiri. Pewarnaan batik membedakan batik yang satu dengan lainnya. Setiap daerah mempunyai ciri khas warna tertentu sehingga menunjukkan keanekaragaman batik Indonesia. Pewarnaan ini tidak hanya menjadi ciri khas suatu daerah tetapi menentukan juga nilai-nilai estetika dari sebuah batik. Batik Trusmi mempunyai warna dan teknik batik sendiri yang sulit ditiru oleh daerah lain, karena pewarnaan batik tidak hanya menggunakan teknik yang cukup rumit melainkan kadar ph air menentukan keberhasilan suatu proses pewarnaan batik. Artinya walaupun misalnya daerah Garut menguasai teknik pewarnaan batik Trusmi, tetapi jika dikerjakan di Garut warnanya tidak seperti warna batik Trusmi. Inilah keunggulan dari batik Trusmi, selain mempunyai desain batik yang baik, batik Cirebon juga didukung oleh teknik pewarnaan danph air yang berbeda dengan daerah lainnya. Batik-trusmi-cirebon-indonesia-murah-bagus-bangetTeknik pewarnaan kain batik tidaklah semudah melukis di atas kanvas. Melukis kanvas dapat dengan mudah mengontrol warna yang dituangkan karena semua warna terlihat jelas. Warna yang diinginkan dapat dengan mudah dihasilkan dan kalau warna tersebut tidak sesuai misalnya terlalu tua atau terlalu muda maka dengan mudah dapat diganti. Lain halnya dengan pewarnaan batik, kita harus mempunyai teknik tertentu untuk menghasilkan warna batik dengan motif tertentu. Selain itu feeling terhadap warna haruslah kuat karena warna batik dihasilkan dengan pencampuran zat kimia yang diproses air dengan suhu tertentu, pengelorodan atau perebusan batik cirebon dan pemanasan dengan cahaya matahari. Cukup rumit untuk pemula yang akan mempelajari batik, tapi jangan kuatir, semuanya akan diterangkan disini. batik cirebon , batik indonesia , batik trusmiBatik Trusmi mengenal dua jenis warna yang berasal dari produsennya, yaitu warna buatan Jerman yang umumya disebut dengan istilah obat sol dan warna buatan Jepang atau terkenal dengan obat Jawo dan napthol. Kedua warna ini menggunakan campuran air sebagai pengencernya. Umumnya pewarnaan batik Trusmi dibagi menjadi lima, batik sogan, batik biron, batik bangbiru, batik babarmas, dan batik tigo negerian.   Batik-trusmi-cirebon-indonesia-murah-bagus-bangetBatik Sogan Warna yang dihasilkan batik sogan adalah warna krem dan putih dengan corak berwarna hitam, sedangkan untuk isen-isen berwarna coklat. Proses Pewarnaan kain Batik dengan motif yang sudah diberi isen-isen. Pemberian warna hitam dengan menggunakan zat kimia BO sebagai warna pertama dan garam biru yang ditambahakan dengan hitam. Penghilangan isen-isen yang akan diberi warna coklat dengan cara menggosokan cairan kustik yang dibilas dengan air sampai terlihat warna dasar kain putih. Penutupan warna dengan lilin. Pemberian warna coklat dengan menggunakan zat kimia SLB sebagai warna pertama dan biru BB, GG dan merah B sebagai warna kedua. Pelorodan atau perebusan batik. Penjemuran batik cirebon. Babarmas Warna babarmas sering digunakan untuk batik keratonan karena warna ini bercorak klasik. Babarmas mempunyai tiga unsur warna, krem sebagai dasarnya, hitam dan coklat sebagai coraknya. Proses Pewarnaan : Batik dengan motif yang sudah diberi isen-isen dan tembokan. Pemberian warna hitam dengan obat apthul, dan BO yang dicampur dengan garam biru dan hitam. Pelorodan atau perebusan batik. Penutupan isen yang akan diberi warna putih Pemberian warna coklat dengan pencampuran warna SLB dan biru BB. Pelorodan atau perebusan batik. Penjemuran batik. Biron Warna biron diambil dari warna biru yang menjadi warna utama batik ini. Teknik pewarnaan biron paling sederhana dibanding dengan teknik lainnya karena hanya menggunakan satu kali proses pelorodan dan menghasilkan satu warna. Proses pewarnaan : Batik dengan motif yang sudah diberi isen-isen. Pemberian warna obat napthol, obat AS yang dicampur dengan kostik dan air panas yang berfungsi sebagai pembangkit warna, serta zat kimia biru BB sebagai campuran warnanya. Pelorodan. Penjemuran batik. Bangbiru Istilah ini diambil dari warna batik yang dominan warna merah atau abang dan biru. Proses pewarnaan : Batik dengan motif yang sudah diberi isen-isen dan tembokan. Pemberian warna merah, dengan campuran zat kimia BO dan BS yang dicampur dengan merah B dan R sebagai obat kedua. Pelorodan atau perebusan batik. Penutupan warna merah dan warna yang akan direncanakan berwarna putih atau dikenal dengan proses ngabangi. Pemberian warna biru dengan zat kimia AS dab biru BB. Pelorodan. Penjemuran batik. Sumber; Sumber dari segala sumber Rizky

Sunday, November 3, 2013

Batik Cirebon - Inilah Profil Peraih MURI, Pengusaha Batik Termuda Asal Trusmi

batik-cirebon-kunjungan-dede-yusuf-owner-batik-trusmi-ibnu-riyanto-batik-trusmi-cirebon-indonesia-murah-bangetBatik Cirebon - Inilah Profil Peraih MURI, Pengusaha Batik Termuda Asal Trusmi .IBNU Riyanto, pemuda asal Trusmi Plered Kabupaten Cirebon, mulai usaha batik pada tahun 2006, sejak ia berusia 17 tahun, dengan memproduksi batik sendiri dan menjualnya secara langsung ke toko-toko batik. Setelah memiliki modal yang cukup, Ibnu, memberanikan diri untuk membuka ritel batik indonesia. Di awali membuka toko batik dengan ukuran kecil 4x4 meter yang dibuka di ruang tamu rumahnya, diubah menjadi toko batik tanpa memperkerjakan karyawan sehingga harus ditangani sendiri. Toko kain batik milik Ibnu terus mengalami perkembangan yang berarti tiap tahunnya. Kemudian tahun 2010 pada usia 22 tahun, Ibnu memberanikan diri membuka Pusat Grosir yang diberi nama Batik Trusmi dengan misi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar dengan tetap menjaga budaya Indonesia. Saat ini, Batik Trusmi sudah membuka cabang di Kota Surabaya, Jakarta dan Medan. Rencananya akan membangun cabang di Singapura, selain membuka cabang di sejumlah kota seperti Bandung, Makasar, Balikpapan, Solo dan Yogyakarta. Batik Cirebon Di perayaan hari jadi yang kedua inilah Ibnu Riyanto (24 tahun) pendiri sekaligus pemilik Pusat Grosir Batik Trusmi memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pengusaha termuda dengan toko batik terluas. Piagam MURI diserahkan oleh Manajer MURI, Sri Widayati, usai kegiatan Jalan Santai

Friday, November 1, 2013

Batik Cirebon - Batik Tabrak Warna untuk Lebaran

Zivanna-Letisha-Siregar-suka-batik-cirebonBatik Cirebon - Batik Tabrak Warna untuk Lebaran.Lebaran tinggal hitungan hari. Saatnya menyiapkan baju yang akan dipakai untuk momen indah tersebut. Batik, salah satu busana warisan leluhur ini mungkin dapat dipilih sebagai baju untuk lebaran. Fashion batik kini kian berkembang tak melulu berwarna coklat. Indonesian Heritage menawarkan batik pilihan untuk lebaran. Outlet yang berada di kawasan Grand City, Surabaya, ini punya koleksi batik dari beberapa daerah penghasil batik mulai dari Pekalongan hingga Madura Batik Cirebon. Batik Cirebon Untuk warna gerai milik Mona Explomo ini menawarkan batik tabrak warna, warna cerah yang berpadu warna-warna alam. Bahkan diakui Mona, batik tabrak warna justru yang paling banyak dicari. "Sekarang trennya memang begitu, batik tabrak warna. Batik-batik ini banyak dipilih termasuk untuk lebaran nanti," ujar Mona kepada batik trusmi

Tuesday, October 22, 2013

Batik Cirebon - Tips dan Cara Mencuci Baju Batik

batik trusmi cirebon indonesia batik murah duniaBatik Cirebon - Tips dan Cara Mencuci Baju Batik.Mencuci baju batik tidaklah sama dengan mencuci baju pada umumnya, karena baju batik dibuat dengan bahan yang berbeda dengan baju biasa, oleh karena itu hati-hati dalam mencuci baju batik agar warnanya tidak luntur dan pudar, kali ini saya kan sharing bagaimana cara menuci baju batik agar tidak luntur dan warna baju batik tetap alami seperti baru. Banyak cara yang dapat kita gunakan untuk mencuci baju batik contohnya dengan sabun lerak, bagaimana cara mencuci baju batik dengan sabun lerak? caranya adalah Cara mencuci baju batik menggunakan sabun Lerak Batik Cirebon Persiapan: A. Siapkan sabun lerak. Lerak bisa anda dapatkan di toko bahan laundry atau toko batik. B. Siapkan ember untuk perendaman. C. Hanger untuk menjemur. Batik Cirebon Cara mengerjakannya: adalah dengan tehnik handwash atau cuci dengan tangan bukan dengan mesin cuci. Masukan Sabun Lerak secukupnya kedalam ember yg telah diisi air 2-3 Liter air (untuk kapasitas mencuci perpiece/perpotong). Rendam batik kedalam larutan sabun Lerak sekitar 15-30 menit. Saat mencuci, batik jangan dikucek atau diperas, cukup dengan diangkat-celup saja. Untuk bagian yg terlihat kotor seperti kerah, gunakan jari anda untuk menggosok-gosokan secara lembut bagian tersebut agar kotorannya hilang. Bilas batik dengan cara merendam ke dalam air bersih sekitar 5 menit dengan cara diangkat-celup juga, jangan pakai softener, cukup dengan air bersih. Setelah selesai membilas, angkat batik dan serap airnya dengan handuk sambil diremas-remas lembut. Jangan memeras batik karena dapat menghancurkan serat dan merusak bentuknya. Pasang batik di hanger lalu jemur di tempat teduh, jangan terkena sinar matahari langsung. Setelah batik kering, jangan menyetrikanya dengan setrika biasa, gunakanlah hand steamer untuk melicinkan dan merapikannya. Finishing: Taburkan bunga melati disekelilingnya atau semprot dengan parfum beraroma melati agar terkesan natural dan eksotis Batik Cirebon.

Batik Cirebon - Pusat Grosir Batik Trusmi Ajari Siswa SLB Keterampilan Membatik

batik trusmi cirebon indonesia batik murah dunia cirebonBatik Cirebon - Pusat Grosir Batik Trusmi Ajari Siswa SLB Keterampilan Membatik .Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasioanal yang jatuh pada 2 Oktober 2013 puluhan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Beringin Desa Kepongpongan Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon mengikuti kegiatan membatik massal yang digelar Pusat Grosir Batik Trusmi di Desa Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon, Selasa (1/10). Batik Cirebon Salah satu peserta, Mila (19 tahun) meskipun dengan keterbatasan fisik, ia tetap antusias mengikuti kegiatan? membatik massal yang digelar di area parkir Pusat Grosir Batik Trusmi. Tangannya yang sulit menggenggam tidak menghalanginya untuk menggoreskan canting (alat membatik) di atas sehelai kain putih yang telah diberi sketsa oleh panitia. Siang itu, Mila dan puluhan teman temannya dari Sekolah Luar Biasa Beringin Bakti Kabupaten Cirebon ramai-ramai belajar membatik, mereka terlihat semangat duduk di kursi plastik yang sudah disediakan panitia dan menghadapi satu buah kompor kecil yang atasnya terdapat wajan tempat menaruh malam yang dipanaskan. Satu-persatu tangan mungil tersebut mencelupkan canting dan meniupnya kemudian digoreskan kedalam sebuah kain putih yang bermotifkan bunga. Batik Cirebon Acara itu diakui Mila membuat dirinya menjadi? penasaran untuk lebih mendalami seni membatik. Mila mengatakan, selama ini di sekolahnya ia baru diajari keterampilan menjahit. Namun sebagai warga Cirebon asli, selama ini Mila mendambakan untuk bisa belajar membuat batik yang notabene merupakan salah satu ikon Cirebon. Hal senada diungkapkan salah seorang pengurus SLB Beringin Bakti, Titi Rustiati (70 tahun). Ia berharap siswanya bisa terus mendapat pengajaran membatik dari para ahli. Siang itu, Mila dan puluhan teman temannya dari Sekolah Luar Biasa Beringin Bakti Kabupaten Cirebon ramai-ramai belajar membatik, mereka terlihat semangat duduk di kursi plastik yang sudah disediakan panitia dan menghadapi satu buah kompor kecil yang atasnya terdapat wajan tempat menaruh malam yang dipanaskan. Satu-persatu tangan mungil tersebut mencelupkan canting dan meniupnya kemudian digoreskan kedalam sebuah kain putih yang bermotifkan bunga. Batik Cirebon Acara itu diakui Mila membuat dirinya menjadi? penasaran untuk lebih mendalami seni membatik. Mila mengatakan, selama ini di sekolahnya ia baru diajari keterampilan menjahit. Namun sebagai warga Cirebon asli, selama ini Mila mendambakan untuk bisa belajar membuat batik yang notabene merupakan salah satu ikon Cirebon.

Tuesday, September 24, 2013

Batik Indonesia - Presiden,Batik Indonesia Makin Dicintai Dunia

presiden-sby-gelar-batik-indonesia-nusantarabatik indonesia - Presiden,Batik Indonesia Makin Dicintai Dunia.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji sumbangan para penggiat batik dalam memajukan industri batik Indonesia.

"Saya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dan pribadi mengucapkan terima kasih atas semua yang bapak dan ibu lakukan," katanya ketika membuka acara Gelar Batik Nusantara 2013, Rabu (17/7/2013).

batik indonesia SBY menilai batik telah berkembang pesat sebagai sarana promosi kebudayaan maupun sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Industri batik, paparnya, saat ini telah mempekerjakan sekitar 3,5 juta orang di berbagai tempat di Tanah Air. Sekitar 500.000 orang terlibat langsung dalam industri batik, sedangkan 3 juta orang lainnya bekerja dalam industri penunjang industri batik indonesia.

"Maka [batik] memberi kontribusi bagi penciptaan lapangan kerja dan peningkatan penghasilan rakyat," katanya batik indonesia.

Sunday, September 22, 2013

Batik Cirebon - Semangat Tinggi Kampung Batik di Cirebon

batik-cirebon-trusmi-blus-jumbo-murahBatik Cirebon - Semangat Tinggi Kampung Batik di Cirebon.Semenjak tren batik mulai mencuat, setiap daerah di Indonesia mulai berani unjuk karya batik lokal. Salah satunya cirebon yang turut memunculkan konsep batik. Yang berbeda batik cirebon merupakan konsep batik ramah lingkungan. Pewarna yang digunakan berasal dari bahan alami. Di cirebon ada dua kampung batik, yakni Batik Semanggi dan Batik Mangrove. Kedepan, akan muncul lagi kampung batik baru di kawasan Kandangan. Sebab, ada anjuran dari pemerintah kota agar setiap kecamatan harus memiliki produk unggulannya sendiri. Batik Cirebon Batik Semanggi yang berasal dari “Semangat Tinggi” ini merupakan karya dari ibu–ibu PKK RW 9 Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo. Konsep Batik memiliki corak khas daun semanggi, yang menjadi budidaya warga setempat sejak lama. Selain itu, Semanggi adalah makanan tradisional, khas cirebon yang digemari masyarakat. Karena pusat makanan tradisional itu ada di Sememi, maka tak salah Batik Semanggi hadir sebagai wujud identitas lokal Sememi pada khususnya dan cirebon pada umumnya. Batik Cirebon Batik Semanggi merupakan batik ramah lingkungan. Pewarnaan menggunakan bahan alami seperti kulit jati, mangga, akar pohon pace, kunir dan masih banyak lagi tanaman yang bisa dimanfaatkan menjadi campuran warna. Warna alam secara tidak langsung juga turut melestarikan lingkungan. Penggunaan warna berbahan kimia akan menghasilkan air sisa pewarna yang dapat merusak lingkungan. Selain itu Batik Semanggi meminimalisir pembuangan pewarna. Caranya dengan memanfaatkan sisa pewarna untuk menghasilkan produk turunan, misalnya tutup gelas. Namun belakangan pewarnaan alam itu mulai sulit digunakan karena kurangnya bahan baku. Selain itu, tren masyarakat saat ini lebih menyukai warna yang mencolok, ngejreng. Jika dengan pewarna alam, hasilnya akan terlihat pudar. Padahal bagi kolektor batik atau penggemar batik, justru warna alam yang pudar itulah yang bernilai mahal. Namun generasi saat ini menilai, warna yang pudar dengan harga mahal, dianggap sebagai kualitas murahan yang mematok harga asal-asalan. Perbedaan pandangan inilah yang menyebabkan Batik Semanggi harus mengikuti selera pasar.

Batik Cirebon - Jokowi Diminta Bangkitkan Batik Cirebon

batik-trusmi-cirebon-kp-siang-malam-promoBatik Cirebon - Jokowi Diminta Bangkitkan Batik Cirebon.Batik cirebon mungkin masih terdengar asing. Batik ini bisa dikatakan hampir tenggelam di tengah gempuran batik dari berbagai wilayah di pulau Jawa, seperti Batik Pekalongan, Lasem, Solo, Madura, Cirebun, atau Tasik. Batik Cirebon Dari sisi corak maupun motif, Batik cirebon memiliki ciri khas dengan ragam hias sesuai dengan kesenangan atau selera masyarakat cirebon. Warnanya pun didominasi warna yang ngjreng, seperti merah, kuning atau oranye. Hal ini tentu saja karena pengaruh unsur-unsur kebudayaan Cina. Salah satu motif yang dikenal di kalangan warga cirebon ialah motif pucuk rebung atau tumpal. Motif ini bisa dijumpai saat acara pemilihan Abang-None di Jakarta. Batik Cirebon Selain memiliki corak yang khas dan unik, batik cirebon juga diyakini memiliki potensi menyaingi keberadaan batik dari daerah lain. Untuk mewujudkannya tentu harus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemprov DKI Jakarta. Karenanya, Pengurus Keluarga Batik Betai (KBB), Shanda Candradini mengatakan, meminta dukungan Pemprov DKI Jakarta untuk mengembangkan batik cirebon. Dengan begitu, Shanda berharap, batik cirebon bisa merambah ke seluruh Indonesia maupun mancanegara. Sejauh ini, kata Shanda, pihaknya sudah berupaya memperkenalkan batik cirebon ke kawasan Asia. "Kalau bisa menyaingi Pekalongan. Dan itu juga sudah pernah dipamerkan ke luar negeri," ujar Shanda, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (12/6). Batik Cirebon Saat ini, perajin yang serius menekuni batik cirebon jumlahnya sekitar 10 perajin yang tersebar di enam lokasi seperti, Marunda, Kemayoran, Rawamangun, Gandaria, Terogong, dan Muara Tawar. "Corak batik ini diambil kekhasan cirebon, seperti Monas, Pitung, Tanjidor, tapi belum dikukuhkan hanya motif sendiri. Ciri khasnya yakni warna yang mencolok. Intinya lebih ke batik kontemporer," kata Shanda.

Batik Cirebon - Pengetahuan Batik Yang Asli Dengan Batik Sablon

batik-trusmi-cirebon-kp-siang-malam-diskonBatik Cirebon - Pengetahuan Batik Yang Asli Dengan Batik Sablon.Masyarakat pengguna batik mulai sekarang perlu lebih cermat dan teliti dalam memilih batik karena secara umum masyarakat masih awam dalam hal pemahaman tentang batik itu sendiri. Orang masih mengenal batik dari sisi motif atau design saja padahal batik itu merupakan sebuah proses dari sebuah kain putih yang ditulis melalui “niba” ( malam / lilin ) mengikuti pola gambar dengan cara menulis ( “nitik” istilah bahasa jawa ). Batik Cirebon Nah, jika demikian apakah semua batik yang beredar dipasaran dengan suguhan design dan corak warna warni dapat semua dikatakan batik. Apalagi banyak orang mengatakan ada batik China masuk Indonesia, pertanyaannya apakah batik yang dibuat orang China patut disebut batik. Aneh... bila mendengar demikian karena orang China kok rasa-rasanya tidak mampu membuat batik, kalau orang China membuat kain yang disablon menyerupai dengan design batik, “baru ya” Batik Cirebon. Istilah gampangnya batik buatan China itu sama saja kain tekstil yang dibuat mirip design batik yang asli melalui teknik sablon ( printing ). Nah, karena kesalahfahaman masyarakat dalam menafsirkan batik itu sendiri menjadi salah kaprah tanpa mengetahui asal usul proses pembuatan batik. Teknik printing ungkapan para pembatik perlu ditegaskan kembali kepada masyarakat awam. Karena perjalanan proses batik banyak masyarakat yang belum tahu, jika digambarkan bahwa printing itu sama saja sablon baru masyarakat awam akan lebih tahu.

Saturday, September 21, 2013

Batik Cirebon-Batik Indonesia Sangat Diminati di China

batik trusmi cirebon batik cirebon indonesiaBatik Cirebon-Batik Indonesia Sangat Diminati di China.Batik Cirebon ternyata sangat diminati masyarakat China. Hal itu terbukti saat digelar promosi perdagangan China Asean Expo (CAEXPO) ke-10 di Nanning, Ibu Kota Propinsi Guangxi, China, berlangsung 3-6 September 2013. Menurut Nelty Fariza, Direktur Batik dan Handicraft of Banten Etnik dan Cipta Aditya, Brand Manager Batik Muda, penjualan batik Indonesia sangat laris. “Hasil penjualan kami sangat bagus. Tiga hari pameran sudah mendapatkan Rp 32 juta, dan hari ini adalah hari pameran terakhir yang akan jauh lebih ramai karena masyarakat umum gratis masuk lokasi pameran,” kata Nelty seperti dilansir dari Antara Batik Cirebon. Menurut dia, produk batiknya disukai karena motif batik Banten dan Tangerang Selatan mengadopsi etnis China Banteng yang banyak tinggal di Tangerang sehingga disukai oleh masyarakat China. “Bahkan saya sudah mendapatkan pembeli dari Beijing dan Myanmar yang akan membeli dan memasarkan di jaringan toko mereka,” kata Nelty Batik Cirebon. Hal serupa dikemukakan Cipta Aditya, Brand Manager Batik Muda bahwa selama pameran masyarakat sangat mengapresiasi karya dan motif batik Indonesia. “Kami di lokasi pameran ini menjajakan produk batik motif dan desain dari Pekalongan, Cirebon dan Lasem,” katanya. Batik Cirebon Namun karena produk Batik Muda ini merupakan produk kelas menengah ke atas dan benar-benar hasil karya tangan dan hanya satu motif maka harganya cukup dirasakan mahal oleh para pengunjung CAEXPO ke-10 yang sifatnya merupakan pameran ritel. Jadi mayoritas pengunjung mau harga produknya murah.

Batik Cirebon - Industri Batik Kena Imbas Dolar

batik-cirebon-batik-trusmi-17 agustus-san di batik indonesia pusat grosir batik cirebon trusmiBatik Cirebon - Industri Batik Kena Imbas Dolar.Pengaruh jebloknya kurs rupiah terhadap dolar makin dalam ke sejumlah sektor usaha. Tak terkecuali industri batik di Solo yang kini tertekan lantaran mahalnya harga kain belakangan ini. Seperti disampaikan Ketua Forum Pengembangan Kampung Batik Laweyan, Alpha Febela Priyatmono yang menyebut kenaikan harga kain di kisaran 15 persen-20 persen. Batik Cirebon Kenaikan terjadi untuk hampir semua jenis kain. Hal ini dinilai memberatkan bagi kalangan perajin batik di kawasan tersebut. Sebab perajin harus menyiapkan dana lebih besar untuk mendapatkan kain. "Kenaikan harga tersebut cukup terasa berat. Sejak dolar naik dua minggu lalu, harga kain lansung ikut naik," ucapnya. Alpha menegaskan, kain sebagai salah satu bahan utama dalam industri batik memang bukan barang impor. Namun untuk mendapatkan kapas sebagai bahan baku kain memang harus didatangkan dari luar negeri. "Sebenarnya ada kapas lokal, tapi hasilnya kurang bagus jika dibuat menjadi kain," imbuhnya. Batik Cirebon Hantaman gonjang-ganjing kurs rupiah makin terasa lantaran bahan pelengkap produksi lainnya juga mengalami kenaikan harga sekitar 15 persen. Misalnya bahan pewarna yang diimpor dari India dan Jerman.

Batik Cirebon - BRI dorong Kota Cirebon jadi Kota Batik Dunia

batik-cirebon-trusmi-blus-jumboBatik Cirebon - BRI dorong Kota Cirebon jadi Kota Batik Dunia.PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mendorong terwujudnya Kota Cirebon menjadi Kota Batik Dunia antara lain dengan menggelar Pentas Tari Batik Kota Cirebon saat Upacara Penurunan Bendera Pusaka 17 Agustus 2013 di depan Istana Merdeka Jakarta. Batik Cirebon Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menyebutkan pementasan Tari Batik itu merupakan bagian dari kegiatan perusahaan milik pemerintah itu dalam memeriahkan HUT ke-68 RI. “Memeriahkan HUT RI, BRI bekerja sama dengan Pemerintah Kota Cirebon dan Istana Presiden RI menggelar pentas seni dan olahraga, yaitu Pementasan Tari Batik Cirebon saat acara penurunan Bendera Pusaka tanggal 17 Agustus 2013 di depan Istana Merdeka, Jakarta dan Independence Day Run pada Minggu (25/8),” ujar Ali. Batik Cirebon Ali mengatakan bahwa pihaknya mendukung pementasan Tari Batik Cirebon ini guna mengangkat seni budaya asli Indonesia, terlebih Kota Cirebon. “Kota ini `kan dikenal sebagai Kota Batik dengan sebagian besar penduduknya menggantungkan hidupnya sebagai perajin Batik, sehingga seni budaya di Kota Cirebon cukup banyak yang dipengaruhi dari kegiatan membatik. Begitupun yang terkait dengan kesenian, salah satunya Tari Batik ini. Untuk itu perlu adanya pembinaan dan fasilitas pementasan kesenian secara berkelanjutan agar dapat dikenal masyarakat secara luas sampai ke tingkat dunia,” ujar Ali. Batik Cirebon Tema tarian yang diusung mencerminkan kehidupan pembatik di Kota Cirebon. “Kami yakin ini akan sangat menarik, apalagi tarian akan dibawakan secara kolosal, melibatkan 240 orang, di hadapan Kepala Negara dan tamu-tamu dari negara sahabat,” jelas Ali. Batik di Indonesia secara resmi telah diakui UNESCO sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009, sekaligus merupakan pengakuan internasional terhadap salah satu mata budaya Indonesia. Pengakuan internasional ini diharapkan dapat memotivasi dan mengangkat harkat para pengrajin batik dan mendukung usaha meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Tujuannya dari pegelaran ini adalah sebagai juga salah satu bentuk dukungan kepada Kota Cirebon untuk menjadi Kota Batik Dunia, serta meningkatkan kesadaran serta dan budaya kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia,” ujaranya. Selain pentas seni, BRI bekerja sama dengan Istana Presiden RI menggelar Independence Day Run “Semangat 17/08″ untuk Merah Putih pada Minggu (25/8). Acara yang akan mengambil start tepat di depan Istana Merdeka ini rencananya akan diikuti oleh 45.000 orang dari berbagai kalangan.

Friday, September 20, 2013

Batik Cirebon - Jelang Imlek pengunjung kampung batik Cirebon meningkat

batik-cirebon-batik-trusmi-sarimbit-murahBatik Cirebon - Jelang Imlek pengunjung kampung batik Cirebon meningkat.Jelang perayaan Imlek pengunjung kampung batik di Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, meningkat dibandingkan sebelumnya mereka berdatangan dari berbagai kota Seperti Bandung, Jakarta, Tangerang, Bekasi, Subang. Batik Cirebon Sejumlah toko batik padat dipenuhi kendaraan pengunjung diperkirakan hingga dua hari kedepan jumlah mereka akan semakin ramai karena liburan panjang biasanya naik hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasanya. "Pengunjung kampung batik Trusmi Kecamatan Plered Cirebon jelang Imlek meningkat dibandingkan sebelumnya, mereka berdatangan dari berbagai kota seperti Bandung, Subang, Karawang, sengaja untuk berbelanja busana batik," kata Muryanto salah seorang pedagang batik Trusmi kepada wartawan di Cirebon, Sabtu. Batik Cirebon Ia menambahkan, setiap memasuki libur panjang kunjungan kampung batik Trusmi meningkat, seperti hari ini tamu berdatangan terutama masyarakat keturunan Tionghoa, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya penjualan batik ramai jelang Imlek. Aneka motif batik dengan model busana baru, kata dia, cukup diminati konsumen kini batik model Shanghai mulai dilirik masyarakat keturunan Tionghoa, sejak sepekan terakhir omzet batik terus meningkat dibandingkan sebelumnya.