Batik Cirebon

Showing posts with label Gerakan Batik Nasional. Show all posts
Showing posts with label Gerakan Batik Nasional. Show all posts

Thursday, November 14, 2013

Bentangkan kain Batik, Rekor Muri’pun Diraih

promo-pusat-grosir-batik-trusmi-cirebon-indonesia Bentangkan kain Batik, Rekor Muri’pun Diraih.Sepanjang Jalan Slamet Riyadi, ribuan orang berjalan santai sekedar olahraga dan menikmati segarnya udara dipagi hari yang cerah, minggu (29/9/2013). Banyak pemandangan yang bisa kita lihat disana, salah satunya adalah bentangan kain batik yang mencapai 4000 meter yang dikibarkan oleh sekitar 6000 orang. Menarik untuk dilihat bahwa 2000 helai kain batik itu sambung menyambung menjadi satu dalam usahanya untuk memecahkan rekor muri. Ditengah teriknya matahari yang semakin siang, semangat dan antusias warga SMK Batik trusmi 1, terus membentangkannya. Seolah-olah mereka ingin menunjukkan ke semua yang hadir di acara car free day itu, bahwa mereka bisa dapat berkreasi dan menjadi bagian dari pemandangan yang unik. Seperti yang dilansir oleh Suaramerdeka menurut ketua panitia acara, Muhammad Setyo Nugroho, kain batik indonesia yang dibentangkan adalah untuk memperingati Milad SMA Batik 1 Surakarta sekaligus untuk menyambut Hari Batik 2 Oktober mendatang. Kain yang dibentangkan mulai dari pertigaan Tugu Purwosari hingga bundaran Gladag. Hal yang sangat menarik dari masyarakat solo, ditengah hiruk pikuknya menjalankan rutinitas sehari-hari, kepedulian tentang budaya lokal sangat tinggi. Hal ini bukan semata-mata untuk sekedar melestarikan budaya saja, namun lebih dari itu, memakai atribut yang berbasis budaya adalah bagian dari gaya hidup. Aksi ini seolah menjadi bukti antusiasme yang tinggi dari warga Solo dan juga sebagai wujud kecintanya akan kebudayan lokal khususnya budaya batik trusmi. Semoga ini juga bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain bahwa kebudayaan dan pengrajin batik itu bisa meningkatkan kebersamaan dan martabat suatu bangsa.

Wednesday, November 6, 2013

Batik Cirebon - Batik Days Dirayakan di Swiss

Blus Campur 012998 35000 batik trusmi batik cirebon batik indonesia murah
Batik Cirebon - Batik Days Dirayakan di Swiss.Warga Indonesia di Swiss dari Kanton, Fribourg, Vaud, Jura, Solothurn dan mereka yang bertempat tinggal di Kota Bern, secara spontan berkumpul di depan Gedung Parlemen Swiss merayakan “Batik Days”, Selasa (2/10) sore. Dengan menggunakan kain batik batik cirebon mereka berkumpul di tengah keramaian di depan Gedung Parlemen Swiss yang juga merupakan atraksi wisata Kota Bern dan menjadi perhatian wisatawan berbagainegara yang sedang berkunjung ke Bern, ujar Pensosbud KBRI Bern, Mohammad Budiman Wiriakusumah, Rabu (3/10).
Menurut koordinator aksi di Hari Batik Indonesia yang ditetapkan tanggal 2 Oktober, Fifi Afiana , acara ini merupakan acara spontan sebagai ungkapan rasa bangga mereka terhadap batik Indonesia sebagai “Intangible World Cultural Heritage of Humanity” dan juga merupakan ungkapan rasa syukur Batik Indonesia banyak dikenal dan digunakan warga Swiss. Kegembiraan warga Indonesia ini juga menjadi bahan perhatian wisatawan dan warga Bern yang sedang berada di lapangan di pusat Kota Bern. Para wisatawan menanyakan kegiatan yang sedang berlangsung, dan busana batik yang digunakan warga Indonesia tentang Batik Indonesia dan Hari Batik.
Dubes RI untuk Konfederasi Swiss dan Keharyapatihan Liechtenstein juga berkesempatan hadir di tengah-tengah warga setelah mendengar adanya acara spontan di hari batik trusmi, dan bahkan ikut foto bersama dengan warga. KBRI Bern pada tahun 2010 ditetapkan sebagai KBRI Batik trusmi, bahkan pada awal bulan September yang lalu bekerja sama dengan Museum der Kulturen Basel, Museum Tekstil Jakarta mengadakan pelatihan membatik yang mendapat sambutan dari warga Swiss.
Upaya-upaya lainnya juga dilakukan untuk menjadikan batik Indonesia lebih dapat dihargai bukan saja sebagai barang hiasan namun dapat digunakan secara universal dalam kehidupan sehari-hari di Swiss, Sekolah Musik 1,2,3 di Sion Kota di Kanton Valais, Swiss, yang berbahasa Perancis menyatakan kesediaannya untuk ikut aktif menjadi Duta Budaya dalam memperkenalkan batik trusmi kepada pelajar-pelajar dan masyarakan umum lainnya.

Tuesday, October 22, 2013

Batik Cirebon - Inilah Profil Peraih MURI, Pengusaha Batik Termuda Asal Trusmi

batik-cirebon-kunjungan-dede-yusuf-owner-batik-trusmi-ibnu-riyanto-batik-trusmi-cirebon-indonesia-murah-bangetBatik Cirebon - Inilah Profil Peraih MURI, Pengusaha Batik Termuda Asal Trusmi .IBNU Riyanto, pemuda asal Trusmi Plered Kabupaten Cirebon, mulai usaha batik pada tahun 2006, sejak ia berusia 17 tahun, dengan memproduksi batik sendiri dan menjualnya secara langsung ke toko-toko batik. Setelah memiliki modal yang cukup, Ibnu, memberanikan diri untuk membuka ritel batik. Di awali membuka toko batik dengan ukuran kecil 4x4 meter yang dibuka di ruang tamu rumahnya, diubah menjadi toko batik tanpa memperkerjakan karyawan sehingga harus ditangani sendiri. Batik Cirebon Toko batik milik Ibnu terus mengalami perkembangan yang berarti tiap tahunnya. Kemudian tahun 2010 pada usia 22 tahun, Ibnu memberanikan diri membuka Pusat Grosir yang diberi nama Batik Trusmi dengan misi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar dengan tetap menjaga budaya Indonesia. Saat ini, Batik Trusmi sudah membuka cabang di Kota Surabaya, Jakarta dan Medan. Rencananya akan membangun cabang di Singapura, selain membuka cabang di sejumlah kota seperti Bandung, Makasar, Balikpapan, Solo dan Yogyakarta. Batik Cirebon Di perayaan hari jadi yang kedua inilah Ibnu Riyanto (24 tahun) pendiri sekaligus pemilik Pusat Grosir Batik Trusmi memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pengusaha termuda dengan toko batik terluas. Piagam MURI diserahkan oleh Manajer MURI, Sri Widayati, usai kegiatan Jalan Santai

Sunday, September 22, 2013

Batik Cirebon - Jokowi Diminta Bangkitkan Batik Cirebon

batik-trusmi-cirebon-kp-siang-malam-promoBatik Cirebon - Jokowi Diminta Bangkitkan Batik Cirebon.Batik cirebon mungkin masih terdengar asing. Batik ini bisa dikatakan hampir tenggelam di tengah gempuran batik dari berbagai wilayah di pulau Jawa, seperti Batik Pekalongan, Lasem, Solo, Madura, Cirebun, atau Tasik. Batik Cirebon Dari sisi corak maupun motif, Batik cirebon memiliki ciri khas dengan ragam hias sesuai dengan kesenangan atau selera masyarakat cirebon. Warnanya pun didominasi warna yang ngjreng, seperti merah, kuning atau oranye. Hal ini tentu saja karena pengaruh unsur-unsur kebudayaan Cina. Salah satu motif yang dikenal di kalangan warga cirebon ialah motif pucuk rebung atau tumpal. Motif ini bisa dijumpai saat acara pemilihan Abang-None di Jakarta. Batik Cirebon Selain memiliki corak yang khas dan unik, batik cirebon juga diyakini memiliki potensi menyaingi keberadaan batik dari daerah lain. Untuk mewujudkannya tentu harus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemprov DKI Jakarta. Karenanya, Pengurus Keluarga Batik Betai (KBB), Shanda Candradini mengatakan, meminta dukungan Pemprov DKI Jakarta untuk mengembangkan batik cirebon. Dengan begitu, Shanda berharap, batik cirebon bisa merambah ke seluruh Indonesia maupun mancanegara. Sejauh ini, kata Shanda, pihaknya sudah berupaya memperkenalkan batik cirebon ke kawasan Asia. "Kalau bisa menyaingi Pekalongan. Dan itu juga sudah pernah dipamerkan ke luar negeri," ujar Shanda, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (12/6). Batik Cirebon Saat ini, perajin yang serius menekuni batik cirebon jumlahnya sekitar 10 perajin yang tersebar di enam lokasi seperti, Marunda, Kemayoran, Rawamangun, Gandaria, Terogong, dan Muara Tawar. "Corak batik ini diambil kekhasan cirebon, seperti Monas, Pitung, Tanjidor, tapi belum dikukuhkan hanya motif sendiri. Ciri khasnya yakni warna yang mencolok. Intinya lebih ke batik kontemporer," kata Shanda.

Monday, June 17, 2013

Gaya Artis HOLLYWOOD dengan Kostum Batik

Batik adalah karya asli budaya Indonesia. Batik juga merupakan salah satu motif kain terindah di dunia. Saking indahnya, sampai negara tetangga kita menyukai motif ini dan bahkan membuat batik dengan ciri khas mereka sendiri dengan nama Batik Malaysia. Tapi tetap saja yang terbaik adalah buatan negara kita. Batik Trusmi

Batik sekarang sudah mendunia. Bukan hanya milik Indonesia, batik kini telah menjadi warisan dunia, dan bahkan telah menjadi trend fashion belakangan ini. Pernah lihat para artis Hollywood memakai batik? Pernah dengar bahwa orang nomor satu di Afrika Selatan sangat mencintai batik? Foto-foto mereka yang memakai batik membuat mereka tampil unik dan percaya diri, dan tentu saja membuat kita bangga. Siapa saja mereka? Batik Cirebon
1. Lenka memamerkan baju batiknya

Wednesday, March 13, 2013

Gerakan Batik Nasional

Gerakan Batik Nasional
SNSD pake Batik Modern
SNSD pake Batik Modern

Jumat dan batik. Jadi ingat zaman almarhum mantan Presiden Soeharto berkuasa. Yang saya ingat, dulu, ada hari yang dinamakan hari swadesi. Semua PNS wajib memakai baju batik pada setiap Jumat. Gerakan ini dicanangkan almarhum Bapak Soeharto sebagai wujud kecintaan kepada produksi dalam negeri. Budaya dan warisan leluhur juga, katanya.