Batik Cirebon

Wednesday, September 25, 2013

Batik Cirebon - Presiden Apresiasi Penggiat Batik di Tanah Air

susilo-bambang-yudhoyono-batik-cirebon-batik-trusmi-batik-indonesiaBatik Cirebon - Presiden Apresiasi Penggiat Batik di Tanah Air.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji sumbangan para penggiat batik dalam memajukan industri batik Indonesia. "Saya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dan pribadi mengucapkan terima kasih atas semua yang bapak dan ibu lakukan," katanya ketika membuka acara Gelar Batik Nusantara 2013 hari ini, Rabu (17/7/2013). Batik Cirebon SBY menilai batik telah berkembang pesat sebagai sarana promosi kebudayaan maupun sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Industri batik, paparnya, saat ini telah mempekerjakan sekitar 3,5 juta orang di berbagai tempat di Tanah Air. Sekitar 500.000 orang terlibat langsung dalam industri batik, sedangkan 3 juta orang lainnya bekerja dalam industri penunjang industri batik.

Batik Cirebon - Presiden,Batik Indonesia Makin Dicintai Dunia

presiden-sby-gelar-batik-indonesia-nusantaraBatik Cirebon - Presiden,Batik Indonesia Makin Dicintai Dunia.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji sumbangan para penggiat batik dalam memajukan industri batik Indonesia. "Saya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dan pribadi mengucapkan terima kasih atas semua yang bapak dan ibu lakukan," katanya ketika membuka acara Gelar Batik Nusantara 2013, Rabu (17/7/2013). Batik Cirebon SBY menilai batik telah berkembang pesat sebagai sarana promosi kebudayaan maupun sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Industri batik, paparnya, saat ini telah mempekerjakan sekitar 3,5 juta orang di berbagai tempat di Tanah Air. Sekitar 500.000 orang terlibat langsung dalam industri batik, sedangkan 3 juta orang lainnya bekerja dalam industri penunjang industri Batik Cirebon. "Maka [batik] memberi kontribusi bagi penciptaan lapangan kerja dan peningkatan penghasilan rakyat," katanya Batik Cirebon.

Batik Cirebon - Batik Indonesia Semakin Mendunia

batik cirebon batik trusmi batik indonesia grosir murahBatik Cirebon - Batik Indonesia Semakin Mendunia.Pamor batik di dunia semakin melambung, seperti tercermin dalam pameran batik berskala internasional oleh KBRI di Washington. Isteri Duta Besar Indonesia untuk Amerika, Rosa Rai Djalal, membuka pameran batik bertajuk Indonesian Batik: World Heritage di KBRI Washington awal pekan ini. Acara ini dihadiri puluhan tamu undangan, termasuk warga Amerika yang ingin mengenal batik lebih jauh. Batik Cirebon Pameran menampilkan sekitar 60 kain batik dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Solo, Cirebon, Pontianak, dan lain-lain. Sebagian koleksinya didatangkan oleh Wastaprema atau Himpunan Pencinta Kain Adat Indonesia, demikian menurut Ketua Himpunan tersebut, Adiati Arifin Siregar. “Ada yang dari tahun 1920-an dan 1930-an milik salah satu teman kami, tapi dalam kondisi baik. Batik memerlukan perawatan yang baik namun alami, jadi jangan terlalu banyak menggunakan bahan kimia, karena yang alami lebih awet,” ujar Adiati.

Tuesday, September 24, 2013

Batik Indonesia - Presiden Apresiasi Penggiat Batik di Tanah Air

susilo-bambang-yudhoyono-batik-cirebon-batik-trusmi-batik-indonesiabatik indonesia - Presiden Apresiasi Penggiat Batik di Tanah Air.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji sumbangan para penggiat batik dalam memajukan industri batik Indonesia.

"Saya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dan pribadi mengucapkan terima kasih atas semua yang bapak dan ibu lakukan," katanya ketika membuka acara Gelar Batik Nusantara 2013 hari ini, Rabu (17/7/2013).

batik indonesia SBY menilai batik telah berkembang pesat sebagai sarana promosi kebudayaan maupun sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Industri batik, paparnya, saat ini telah mempekerjakan sekitar 3,5 juta orang di berbagai tempat di Tanah Air.

Sekitar 500.000 orang terlibat langsung dalam industri batik, sedangkan 3 juta orang lainnya bekerja dalam industri penunjang industri batik.

Batik Indonesia - Presiden,Batik Indonesia Makin Dicintai Dunia

presiden-sby-gelar-batik-indonesia-nusantarabatik indonesia - Presiden,Batik Indonesia Makin Dicintai Dunia.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memuji sumbangan para penggiat batik dalam memajukan industri batik Indonesia.

"Saya sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dan pribadi mengucapkan terima kasih atas semua yang bapak dan ibu lakukan," katanya ketika membuka acara Gelar Batik Nusantara 2013, Rabu (17/7/2013).

batik indonesia SBY menilai batik telah berkembang pesat sebagai sarana promosi kebudayaan maupun sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Industri batik, paparnya, saat ini telah mempekerjakan sekitar 3,5 juta orang di berbagai tempat di Tanah Air. Sekitar 500.000 orang terlibat langsung dalam industri batik, sedangkan 3 juta orang lainnya bekerja dalam industri penunjang industri batik indonesia.

"Maka [batik] memberi kontribusi bagi penciptaan lapangan kerja dan peningkatan penghasilan rakyat," katanya batik indonesia.

Batik Indonesia - Batik Indonesia Semakin Mendunia

batik indonesia batik trusmi batik indonesia grosir murahbatik indonesia - Semakin Mendunia. Pamor batik di dunia semakin melambung, seperti tercermin dalam pameran batik berskala internasional oleh KBRI di Washington.

Isteri Duta Besar Indonesia untuk Amerika, Rosa Rai Djalal, membuka pameran batik bertajuk Indonesian Batik: World Heritage di KBRI Washington awal pekan ini. Acara ini dihadiri puluhan tamu undangan, termasuk warga Amerika yang ingin mengenal batik lebih jauh.

batik indonesia Pameran menampilkan sekitar 60 kain batik dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Solo, Cirebon, Pontianak, dan lain-lain. Sebagian koleksinya didatangkan oleh Wastaprema atau Himpunan Pencinta Kain Adat Indonesia, demikian menurut Ketua Himpunan tersebut, Adiati Arifin Siregar. “Ada yang dari tahun 1920-an dan 1930-an milik salah satu teman kami, tapi dalam kondisi baik. Batik memerlukan perawatan yang baik namun alami, jadi jangan terlalu banyak menggunakan bahan kimia, karena yang alami lebih awet,” ujar Adiati.

Sunday, September 22, 2013

Batik Cirebon - Semangat Tinggi Kampung Batik di Cirebon

batik-cirebon-trusmi-blus-jumbo-murahBatik Cirebon - Semangat Tinggi Kampung Batik di Cirebon.Semenjak tren batik mulai mencuat, setiap daerah di Indonesia mulai berani unjuk karya batik lokal. Salah satunya cirebon yang turut memunculkan konsep batik. Yang berbeda batik cirebon merupakan konsep batik ramah lingkungan. Pewarna yang digunakan berasal dari bahan alami. Di cirebon ada dua kampung batik, yakni Batik Semanggi dan Batik Mangrove. Kedepan, akan muncul lagi kampung batik baru di kawasan Kandangan. Sebab, ada anjuran dari pemerintah kota agar setiap kecamatan harus memiliki produk unggulannya sendiri. Batik Cirebon Batik Semanggi yang berasal dari “Semangat Tinggi” ini merupakan karya dari ibu–ibu PKK RW 9 Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo. Konsep Batik memiliki corak khas daun semanggi, yang menjadi budidaya warga setempat sejak lama. Selain itu, Semanggi adalah makanan tradisional, khas cirebon yang digemari masyarakat. Karena pusat makanan tradisional itu ada di Sememi, maka tak salah Batik Semanggi hadir sebagai wujud identitas lokal Sememi pada khususnya dan cirebon pada umumnya. Batik Cirebon Batik Semanggi merupakan batik ramah lingkungan. Pewarnaan menggunakan bahan alami seperti kulit jati, mangga, akar pohon pace, kunir dan masih banyak lagi tanaman yang bisa dimanfaatkan menjadi campuran warna. Warna alam secara tidak langsung juga turut melestarikan lingkungan. Penggunaan warna berbahan kimia akan menghasilkan air sisa pewarna yang dapat merusak lingkungan. Selain itu Batik Semanggi meminimalisir pembuangan pewarna. Caranya dengan memanfaatkan sisa pewarna untuk menghasilkan produk turunan, misalnya tutup gelas. Namun belakangan pewarnaan alam itu mulai sulit digunakan karena kurangnya bahan baku. Selain itu, tren masyarakat saat ini lebih menyukai warna yang mencolok, ngejreng. Jika dengan pewarna alam, hasilnya akan terlihat pudar. Padahal bagi kolektor batik atau penggemar batik, justru warna alam yang pudar itulah yang bernilai mahal. Namun generasi saat ini menilai, warna yang pudar dengan harga mahal, dianggap sebagai kualitas murahan yang mematok harga asal-asalan. Perbedaan pandangan inilah yang menyebabkan Batik Semanggi harus mengikuti selera pasar.