Batik Cirebon

Tuesday, January 14, 2014

Kain Batik Indonesia - Kerajinan Kain Batik Cirebon Hingga Zimbabwe

Ebatik-Silk-Scarf-Mega-Mendung-Batik-CirebonKain Batik Indonesia - Kerajinan Kain Batik Cirebon Hingga Zimbabwe. Sekitar lima kilometer sebelum memasuki kota Cirebon, pengunjung dapat berwisata di Sentra Batik Trusmi, Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Menyusuri jalan aspal sempit desa itu, yang terlihat bangunan mewah para pedagang batik Cirebon.

Saat Radarcirebon menyambangi Pusat Grosir Batik Trusmi, ada dua versi batik Cirebon yang dipengaruhi daerah pedalaman, Solo dan Pengging. Dan versi lain, daerah pesisiran. Disebut demikian, hasil akulturasi Cirebon sebagai kota pelabuhan yang disinggahi saudagar Cina dan Eropa.

“Ciri khas buatan pengrajin batik Cirebon adalah warna-warna cerah dengan bentuk bunga. Berbeda, dengan batik Jawa yang berwarna gelap,” ujar Hardiyan, pengelola Pusat Grosir Batik Trusmi, kepada Radarcirebon, Rabu (8/1)

Tak kurang dari 500 orang pengrajin batik berada di Trusmi, selain penduduk setempat, ada yang berasal dari daerah sekitarnya, seperti Desa Kaliwulu, Kalitengah, dan Gamel.

Hardiyan menambahkan pangsa pasar batik Cirebon hingga Zimbabwe setiap empat bulan.

“Kami mendapatkan pesanan dari Jepang dengan motif bunga sakura dalam jumlah besar,” pungkasnya.

Masyarakat setempat menjadikan batik Cirebon sebagai sumber utama roda ekonomi mereka. Penelusuran Radarcirebon, sepanjang jalan Syeikh Datu Kahfi dan jalan Panembahan Senopati, mereka membuka gerai atau display dagangan yang menyatu dengan tempat tinggalnya. Tanpak rumah-rumah kuno dengan perabot antik menjadi daya tarik ke Trusmi.

Sumber:radarcirebon

Monday, January 13, 2014

Batik Indonesia - Batik Trusmi ‘Terus Bersemi’ dan Batik Cirebon di Kancah Internasional

IMG_8030Batik CirebonBatik Indonesia - Batik Trusmi ‘Terus Bersemi’ dan Batik Cirebon di Kancah Internasional. Batik Cirebon Batik Trusmi ‘Terus Bersemi’ di Kancah Internasional .Ada kabar baik dari Cirebon, Jawa Barat, terutama perajin batik Cirebonan. Para perajin batik di daerah Pantura Kabupaten Cirebon mengaku pesanan batik Cirebon tulis tradisional motif klasik Cirebonan untuk pasar ekspor tujuan Singapura meningkat.

“Pesanan berbagi jenis batik tulis khas Cirebon dari Singapura terus meningkat, biasanya sekitar 500 kain batik Cirebon, kini bisa mencapai sekitar 800 kain,” kata Haryono, salah seorang perajin batik di Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu, (8/1).

Haryono menuturkan, aneka motif batik tulis klasik seperti Paksinaga Liman, Megamendung, Patran Keris, Singa Payung, Singa Barong, sangat diminati oleh konsumen asal Singapura.

Ia menambahkan, liburan pergantian tahun pesanan batik tulis klasik tersebut cukup menggirahkan, diharapkan permintaan terus meningkat, sehingga usaha batik mampu mendongkrak ekonomi masyarakat Cirebon.

Padahal, lanjut Haryono, aneka batik klasik Paksinaga Liman, Megamendung, Patran Keris, Singa Payung, Singa Barong, dalam proses pembuatannya membutuhkan keahlian khusus, sehingga produksinya terbatas.

Cirebon merupakan daerah penghasil batik Cirebon yang memiliki motif unik dan khas. Yang harus dipertahankan sehingga mampu bersaing dan diminati oleh pasar ekspor seperti Singapura dan Eropa.

Hardyan, pengelola Pusat Grosir Batik terbesar di Cirebon, mengakui tidak hanya Singapura, saat ini Jepang dan Zimbabwe memiliki minat batik Cirebon cukup tinggi.

“Selama ini masyarakat mengenal hanya batik Solo, Yogya dan tempat lainnya. Untuk itu, kami berharap Cirebon, dan khususnya batik Trusmi dapat tampil di tingkat nasional,” harapannya, saat ini sedang membuka cabang Medan, Jakarta, dan Surabaya.

Terkait klaim batik dari Malaysia? Ia tidak takut batik diklaim bangsa lain. “Megamendung buatan Malaysia itu kasar. Megamendung buatan Trusmi lebih halus”, pungkasnya.

Friday, January 10, 2014

oko Batik Indonesia - Tahun Baru Ala Warga Cirebon di Pusat Grosir Batik Trusmi Promo Ebatik Tas Sepatu Green Eksklusif Batik Cirebon

Tahun Baru 2014 Pusat Grosir Batik TrusmiToko Batik Indonesia - Tahun Baru Ala Warga Cirebon di Pusat Grosir Batik Trusmi Promo Ebatik Tas Sepatu Green Eksklusif Batik Cirebon.Banyak cara yang dilakukan warga Cirebon dalam pergantian tahun. Dari sekadar kumpul bersama, jalan-jalan, hingga berdzikir di masjid. Penelusuran Trusmi.com, ada lokasi favorit warga Cirebon dalam perayaan Tahun Baru, Bundaran Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon. “Puluhan ribu orang hanyut dalam kemeriahan pergantian malam pergantian tahun di tempat ini dalam setiap tahunnya,” ujar Ria, warga Kejaksan, kepada Trusmi.com.

Menurutnya, Bundaran Alun-Alun Kejaksan Kota Cirebon, biasanya menjadi tempat bagi para pengendara. Selebihnya, lebih memilih meghindari tempat tersebut karena alasan macet yang kerap terjadi sebelum dan sesudah detik-detik pergantian tahun.

Tak kalah dengan lokasi yang lain, Halaman Parkir Grage Mall, biasanya, di tempat ini oleh pihak Grage Mall digelar sebuah suguhan pentas musik dan seni. Pesta kembang api dan trompet pun berlangsung meriah dalam setiap tahunnya.

Lalu, kawasan Bukit Wisata Gronggong, Kabupaten Cirebon. Lokasi yang terletak di tepian jalan menuju arah Kabupaten Kuningan ini menjadi pilihan warga yang ingin menikmati suasana pergantian tahun baru dengan pemandangan alam. Para pengunjung bisa menikmati jagung bakar dan sate khas Gronggong.

Tak jauh dari pusat kota Cirebon, Taman Kota Sumber, di Komplek Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Cirebon. Lokasi ini, meski tidak begitu strategis dan jauh dari pusat keramaian lainnya. Biasanya, malam pergantian tahun di tempat ini selalu dikunjungi ribuan remaja, baik yang berkendaraan, maupun jalan kaki.

Tidak ketinggalan, di kawasan Kampung Batik Cirebon Pusat Grosir Batik Trusmi digelar panggung spektakuler, lomba goyang cesar dan acara menarik lainnya dan menunjang Promo Ebatik Tas Sepatu Green Eksklusif Batik Cirebon.Pusat Grosir juga mengadakan berbagai lomba menarik lainnya dengan hadiah kain batik cirebon yang di produksi langsung oleh pengrajin batik indonesia.

Namun, berbeda bagi Ningsih, ibu rumah tangga, warga Pekalangan ini, lebih memilih di rumah. “Setiap tahun, saya memilih merayakan pergantian tahun berada di rumah, berkumpul bersama keluarga,” ujarnya kepada Trusmi.com.Bagi, ibu beranak empat ini, rumah tempat yang aman dan murah. “Tidak macet,” kelakarnya.

Toko Batik Indonesia - Ada Sanggar Batik Cirebon di Pusat Grosir Batik Trusmi dan produk baru Ebatik Tas Sepatu Purple Eksklusif Batik Cirebon

ebatik tas sepatu green exclusive batik cirebonToko Batik Indonesia - Ada Sanggar Batik Cirebon di Pusat Grosir Batik Trusmi dan produk baru Ebatik Tas Sepatu Purple Eksklusif Batik Cirebon.Ebatik Tas Sepatu Purple Eksklusif Batik Cirebon dengan warna cerah dan motif-motif khas pesisir memikat para penggemar batik. Padahal batik asal Cirebon bukan barang baru. Sejarah batik khas Cirebon bisa ditelusuri hingga ke masa Sunan Gunung Jati.

Banyak turis yang datang untuk belajar. Mampirlah ke Desa Trusmi, Cirebon, Jawa Barat. Desa Trusmi terkenal sebagai desa batik. Desa ini disebut-sebut sebagat tempat wisata batik. Di sinilah sentra pengrajin batik khas Cirebon. Untuk menuju kawasan ini, cukup mengarahkan kendaraan ke Pasar Plered lalu carilah plang bertuliskan “Objek Wisata Belanja kain Batik Indonesia”.Tak heran, batik dari kawasan ini pun sering disebut sebagai batik Trusmi. Deretan galeri batik meramaikan sisi kanan dan kiri Desa Trusmi. Beberapa galeri juga merangkap pabrik atau workshop pembuatan batik.

Salah satu yang terkenal adalah Pusat Grosir Batik Trusmi yang terletak di Jl trusmi kulon no 148 plered Cirebon, cara pelestarian batik yang dilakukan adalah dengan mendirikan sanggar pembatikan. Setiap orang yang ingin belajar membatik dapat mampir dan berlatih di sanggar tersebut. Bahkan, sanggar itu pun terbuka untuk wisatawan dan pelajar dari berbagai kota di indonesia.

“Banyak turis yang datang untuk belajar. Nanti kita sediakan kain, kita ajarkan motif dan cara membatik. Walau cuma sebentar dan sekedar tahu, tapi ini juga usaha untuk melestarikan,” ungkap Hardiyan .

Menurutnya, gagasan dibukanya sanggar batik di Pusat Grosir Batik Trusmi adalah sebagai wujud edukasi kepada konsumen, setiap pengunjung tidak hanya melihat koleksi batik, mereka bisa belajar mengetahui proses pembuatan batik sendiri.

“Kami menyediakan tenaga pengajar yang berasal dari kalangan yang lahir dari keluarga-keluarga pembatik,” ujar Hardiyan kepada trusmi.com, (8/1)

Baru-baru ini, Pusat Grosir Batik Trusmi menerima pesanan dari Jepang. Ia menuturkan batik indonesia biasa memakai warna cerah sebagai latar belakang kain.

Pusat Grosir Batik Trusmi ini menampung berbagai busana dari batik Cirebon yang dihasilkan pengrajin batik Trusmi. Pilihan seru lainnya adalah menelusuri gang-gang di Desa Trusmi dan melihat sendiri proses pembuatan batik Trusmi.

Wednesday, January 8, 2014

Batik Indonesia - Ebatik Tas Sepatu Purple Eksklusif Batik Cirebon Masuk Pasar Jepang (Sumut)

ebatik tas sepatu purple ekxlusif batik cirebonBatik Indonesia - Ebatik Tas Sepatu Purple Eksklusif Batik Cirebon dan Ulos Sumut Masuk Pasar Jepang (Sumut) diajukan masuk pasar Jepang oleh PT Permodalan Nasional Madani (Persero). Produk UKM yang yang bernuansa etnik itu dianggap memiliki potensi pasar yang bagus di negara matahari itu. Executive Vice President PNM, Arief Mulyadi, mengatakan, pihaknya telah melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Japan External Trade Organization (Jetro).

Hal itu dikatakannya di sela-sela acara motivasi wirausaha bagi nasabah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan mitra binaan PNM serta peresmian pendampingan klasterisasi industri UMKM berbahan singkong di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Ahad kemarin. Kerja sama tersebut dilakukan untuk mengembangkan kapasitas dan penetrasi pasar bagi pelaku UMKM Indonesia di pasar Jepang. Dari 180.000 nasabah binaan PNM, sebanyak 22.000 nasabah yang masuk dalam kriteria Jetro. "Dari 22.000 itu kebanyakan non-food dan Batik Cirebon. Kita ada beberapa makanan juga, tapi kalau Jepang biasanya ketat kalau makanan. Kalau tidak sesuai bisa ditolak," ungkapnya. Produk non-makanan itu terdiri dari kerajinan seperti tatakan dari pandan, gelas, mangkuk, Ebatik Tas Sepatu Purple Eksklusif Batik Cirebon dan ulos. Dari jumlah tersebut, dari Medan dan Sumut juga tercatat ada beberapa UMKM yang masuk dalam kriteria Jetro. Ditargetkan kesiapan UMKM untuk ekspor ke Jepang dapat dilakukan pada 2015. Saat ini PNM tengah mendorong UMKM agar dapat memenuhi standar pasar Jepang. Dia mengatakan PNM juga akan memberikan pelatihan khusus bagi pelaku UMKM untuk memenuhi standar yang diberikan oleh Jepang. Jika sudah sesuai dengan pasar Jepang, dipastikan pasar dari negara-negara lain juga akan terbuka. "Jepang itu dikenal sebagai pasar yang ketat, kalau sudah lolos ke Jepang pasti sudah gampang. Dari Cirebon ada UMKM Ulos dan Ebatik Tas Sepatu Purple Eksklusif Batik Cirebon yang bisa tembus pasar Jepang," ucapnya.

Monday, January 6, 2014

Batik Indonesia - Ebatik Tas Sepatu Blue Ukir Batik Cirebon Exclusive karya Pusat Grosir Batik

Batik CirebonBatik Indonesia - Ebatik Tas Sepatu Blue Ukir Batik Cirebon Exclusive karya Pusat Grosir Batik Trusmi.Setiap rumah batik di Cirebon ini mempunyai ciri khas masing-masing pada hasil karya batiknya. Dan sejak memulai usahanya pada 2011 lalu, Ibnu Riyanto pemilik Pusat grosir Batik Trusmi pun memilih warna antik atau lasem pada batiknya yang menghasilkan taplak, sarung dan selendang dan Ebatik Tas Sepatu Blue Ukir Batik Cirebon Exclusive yang terbuat dari sutra. Batiknya pun masih di minati, menurut Ibnu Riyanto walaupun batik sempat mengalami penurunan minat yang bisa disebabkan krisis ekonomi atau sampai beberapa kali kenaikkan BBM, warna antik buatannya tetap dicari konsumen.
Ia pun juga menyebutkan peralatan cap yang digunakan pada taplak ini pun ada yang sudah berusia 50 tahun. “Cap dengan usia demikian ada sejak zaman mertua saya,” ujarnya. Untuk proses pembuatan taplak warna antik ini, Ibnu Riyanto yang mempunyai sekitar 200 karyawan, memulainya dengan kain mori bahan katun yang dicap, baik dengan cap baru atau cap warisan mertuanya. Kemudian dipopok (ditutup dengan lilin) sehingga warnanya menjadi putih dan dicoleti pewarnaan dengan menggunakan canting. Lalu ditutup dengan lilin lagi, yang menurutnya adalah agar muncul sebagian warna, yang awalnya muncul dengan warna penuh. Kemudian dilakukan remekan dan diwarna dasar yang biasanya adalah warna merah atau coklat. Nah, warna inilah yang memberi kesan antik pada taplaknya. Setelah pemberian warna dasar, selanjutnya dilakukan proses terakhir, yaitu dipecel dengan warna lagi. Ibnu Riyanto menyebutkan, di tempatnya bisa memproduksi sekitar 100 potong taplak warna antik dalam satu bulan, tergantung pada ukuran kain batik cirebon yang maksimal berukuran 3,5 m, juga besar atau kecilnya motif.
Ibnu Riyanto yang khusus membuat batik cap dan tulis ini pun menyediakannya dalam bentuk kain, bukan bahan jadi yang selanjutnya akan dikirim ke luar kota. Karena menurutnya, barangnya akan lebih laku ketika dikirim ke luar kota dibandingkan harus menjualnya di pasar Batik Cirebon. “Harganya terlalu murah di pasar Batik Cirebon,” ujar Ibnu Riyanto. Sedang bahan jadi yang ada di tempatnya, merupakan kain printing yang dia beli kemudian dia jahitkan lagi ke orang lain.
Nah, kain hasil printing inilah dia jual di pasar Cirebon. Ibnu Riyanto menyebutkan, batiknya sudah mencapai Solo, Surabaya, Jakarta, Bali, Medan dan Singapura. Untuk yang terakhir ini dia tidak melakukan ekspor, biasanya merupakan hasil penjualan kedua. “Alhamdulillah, selalu ada pelanggan yang memesan meski minat batik sempat turun,” ujarnya.

Sunday, January 5, 2014

Pusat Grosir Batik Trusmi - Lukisan Ditempeli Kain Batik Cirebon Diminati Kolektor Mancanegara

batik-cirebon-batik -indonesia-Pusat-Grosir-Batik-Trusmi-showroomPusat Grosir Batik Trusmi - Lukisan Ditempeli Kain Batik Cirebon Diminati Kolektor Mancanegara.Lukisan abstrak karya pelukis realis Abah de Kris yang ditempeli Kain Batik Cirebon di salah satu sudutnya banyak diminati kolektor mancanegara."Ada belasan lukisan abstrak yang saya tempeli secarik Kain Batik Cirebon sebagai tanda buatan Indonesia, ternyata diminati kolektor mancanegara," katanya di Cirebon, Jumat.
Ia menjelaskan kolektor asing yang tertarik dengan lukisan abstrak yang diberi tempelan Kain Batik Cirebon itu antara lain dari beberapa negara di Eropa, seperti Belanda."Sejumlah kolektor dari Australia juga tertarik. Mereka umumnya menyebut lukisan abstrak dengan kain batik itu sangat dekoratif, jadi cocok untuk dinding kamar hotel," katanya.Menurut pelukis asli Cirebon yang kini bermukim di Bandung itu, lukisan abstrak yang ditempeli kain batik itu semula dimaksudkan untuk menandakan lukisan buatan orang Indonesia.
"Tapi, lukisan yang ditempeli kain batik sebagai penanda buatan Indonesia justru menarik perhatian kolektor asing dan akhirnya menjadi ciri khas lukisan-lukisan saya," katanya.Meski begitu, kata pelukis jebolan Jurusan Arsitek ITS (1990) yang pernah menjadi juara lukis SD dan SMP se-Jatim itu, dirinya tidak meninggalkan tradisi lukis realis yang menjadi keahliannya."Bahkan, lukisan saya tentang Mbok Jamu yang melayani pembeli menjadi Juara I ASEAN dalam kompetisi yang diadakan Tim Kesenian Budaya Indonesia di Singapura pada beberapa waktu lalu," katanya.
Ia menilai semua keahlian itu merupakan hasil tempaan dari sejumlah "guru" lukis asal Cirebon yang pernah mengajari dirinya, di antaranya Rifai (kakak), Linda Diana, Dian Puspitasari, dan sebagainya. Selain itu, dirinya juga banyak ditempa beberapa "guru" di sanggar seni rupa pimpinan Bagong di Gentengkali (Cirebon) dan sanggar seni rupa pimpinan Hasan Pratama (Bandung)."Ya, saya banyak dididik seniman Cirebon, bahkan saya juga banyak mendapat inspirasi dari Cirebon, karena itu saya ingin mendirikan museum seni di kota ini," katanya.